oleh

190 Becak Listrik Disiapkan untuk Pembecak Kabupaten Bekasi, DPRD Soroti Ketepatan Penerima

-Artikel, Daerah-86 Dilihat

Cikarang Pusat || Lintas Rakyat

Anggota Komisi II DPRD Kabupaten Bekasi dari Fraksi Partai Gerindra, Darissalam, menilai program bantuan becak listrik dapat menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan produktivitas sekaligus penghasilan para pembecak di Kabupaten Bekasi.

Menurut Darissalam, keberadaan becak listrik tidak hanya meringankan beban fisik para pengemudi, tetapi juga dapat membuka peluang bagi mereka untuk bekerja lebih optimal.

Karena itu, ia menekankan pentingnya pendataan dan penetapan penerima manfaat dilakukan secara tepat agar bantuan benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan.
“Yang paling penting adalah pendataan penerima manfaat harus tepat sasaran.

Kita berharap becak listrik ini benar-benar dapat membantu meningkatkan penghasilan para pembecak,” ujar Darissalam saat menghadiri kegiatan Pelatihan Becak Listrik Kabupaten Bekasi Tahun 2026 di halaman Guest House Kantor Satpol PP, Kompleks Pemerintah Kabupaten Bekasi, Cikarang Pusat, Rabu (23/9/2026).

Daris salam juga berharap para penerima dapat memanfaatkan becak listrik tersebut di lokasi-lokasi yang memiliki potensi penumpang, seperti kawasan pasar tradisional dan pusat aktivitas masyarakat. Dengan demikian, bantuan yang diberikan dapat memberikan manfaat ekonomi secara langsung bagi para pembecak.

Program becak listrik tersebut merupakan bantuan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN). Secara nasional, program tersebut direncanakan mencapai 70.000 unit, sementara untuk Kabupaten Bekasi sebanyak 190 unit becak listrik direncanakan disalurkan secara gratis kepada para pembecak.

Sebelum dilakukan penyerahan bantuan, para calon penerima manfaat terlebih dahulu mengikuti pelatihan pengoperasian becak listrik. Pelatihan tersebut bertujuan memberikan pemahaman mengenai cara penggunaan, pengoperasian, serta aspek keselamatan sehingga kendaraan dapat digunakan secara aman dan optimal untuk menunjang aktivitas mereka sehari-hari.

Kegiatan pelatihan turut dihadiri Plt. Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi, Andi Suhadi, Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Ridwan Arifin dan Darissalam, serta pihak terkait lainnya.

Andi Suhadi menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Presiden Prabowo Subianto dan Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN) atas bantuan becak listrik yang diberikan kepada para pembecak di Kabupaten Bekasi.

Menurutnya, bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban fisik para pengemudi, terutama pembecak yang telah berusia lanjut, sekaligus memberikan peluang untuk meningkatkan pendapatan.

“Kami dari Pemerintah Kabupaten Bekasi mengapresiasi dan sangat berterima kasih kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto atas bantuan becak listrik ini. Setidaknya, bantuan ini bisa membantu dan memotivasi para pengemudi becak untuk mencari pendapatan lebih baik,” ujar Andi.

Ia menjelaskan, setelah proses pelatihan dan serah terima bantuan selesai, Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi akan menyiapkan pengaturan operasional becak listrik. Pengaturan tersebut antara lain mencakup sosialisasi lokasi pangkalan, jalur operasional, serta pemasangan rambu-rambu yang menentukan lokasi yang diperbolehkan maupun tidak diperbolehkan menjadi pangkalan becak listrik.

Menurut Andi, pengaturan diperlukan agar keberadaan becak listrik tetap tertib, tidak mengganggu kelancaran lalu lintas, serta memberikan kenyamanan dan keamanan bagi pengemudi maupun pengguna jalan lainnya.

“Kami berharap bantuan ini bisa bermanfaat bagi masyarakat Kabupaten Bekasi dan membuat pekerjaan para pengemudi becak menjadi lebih manusiawi, karena mereka tidak harus terus-menerus mengayuh secara langsung,” katanya.

Sementara itu, Anggota DPRD Kabupaten Bekasi, Ridwan Arifin, turut mengapresiasi program bantuan becak listrik tersebut.

Ia berharap para penerima dapat memanfaatkan bantuan secara maksimal untuk mendukung aktivitas ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Ridwan juga berpesan kepada para penerima agar menjaga serta menggunakan becak listrik sesuai peruntukannya. Selain itu, para pembecak diminta mengikuti ketentuan dan arahan yang ditetapkan Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi maupun pihak terkait.

“Bantuan ini harus dijaga dan dimanfaatkan sebaik-baiknya.
Mudah-mudahan dapat menjadi penyemangat bagi para pembecak untuk terus bekerja secara produktif dan meningkatkan kesejahteraan keluarga,” ujar Ridwan. (Adv/Joanna)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *