Kabupaten Bekasi | Lintas Rakyat – Perkara pidana oleh Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi juga menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk menyoroti maraknya penyalahgunaan obat-obatan terlarang di masyarakat.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Endin Samsudin, mengapresiasi kinerja aparat penegak hukum yang telah menuntaskan proses hukum hingga tahap akhir.
“Kami mengapresiasi kinerja aparat penegak hukum, khususnya Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi beserta jajaran yang hari ini telah menuntaskan tugasnya hingga tahap pemusnahan barang bukti yang telah berkekuatan hukum tetap. Ini menjadi pembelajaran bagi kita semua agar kejahatan di Kabupaten Bekasi dapat terus ditekan,” ujarnya, Jumat, 10 April 2026.
Namun demikian, ia menekankan bahwa temuan barang bukti berupa obat-obatan ilegal, seperti tramadol, menjadi perhatian serius yang harus ditangani bersama.
“Penyalahgunaan obat-obatan seperti tramadol menjadi isu yang perlu kita tangani bersama. Pemerintah daerah melalui dinas terkait, khususnya Dinas Pendidikan, akan memperkuat edukasi di lingkungan sekolah, termasuk SMP, serta berkoordinasi dengan pihak provinsi untuk menjangkau jenjang pendidikan lainnya,” jelasnya.
Endin menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan masyarakat dalam upaya pencegahan.
“Ini menjadi tanggung jawab bersama melalui sinergi Forkopimda dan peran aktif masyarakat. Mudah-mudahan dengan upaya ini, angka kejahatan di Kabupaten Bekasi semakin berkurang,” tegasnya.
Melalui langkah ini, diharapkan tidak hanya penegakan hukum yang berjalan optimal, tetapi juga upaya pencegahan dapat diperkuat demi menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif. (Joanna)








Komentar