oleh

SMPN 1 Kutawaringin Diduga Abaikan Dana Perawatan Ringan, Banyak Fasilitas Rusak Dibiarkan

-Pendidikan-167 Dilihat

Kabupaten Bandung |Lintas Rakyat| – Dugaan penyalahgunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di SMP Negeri 1 Kutawaringin, Kabupaten Bandung,Jawa Barat tahun 2024 mendapat sorotan publik.

Pasalnya banyak didapati kejanggalan yang tidak sesuai dengan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ BOS ).

Sekolah yang terpantau sangat memprihatinkan.Dengan anggaran BOS yang mencapai ratusan juta rupiah, kondisi di lapangan justru menunjukkan keadaan yang kontras: dinding sekolah penuh coretan tanpa ada pengecatan baru, plafon terlihat jebol di beberapa bagian, dan kebersihan lingkungan sekolah yang minim.

Sementara itu, anggaran pemeliharaan sarana prasarana tahun 2024 juga dilaporkan telah dicairkan.Realisasinya untuk pembangunan musholla sekolah hal itu seharusnya tidak bisa menggunakan dana BOS

Pengelolaan dana BOS yang dinilai tidak transparan dan tidak sesuai dengan peruntukannya.

Kondisi sekolah yang tidak terawat ini memperkuat dugaan adanya ketidaktransparanan dalam pengelolaan dana publik.

Media mendesak Kepala Sekolah SMPN 1 Kutawaringin untuk segera memberikan klarifikasi terbuka kepada publik dan pihak berwenang terkait penggunaan Dana BOS tahun 2024/2025 demi menjamin akuntabilitas dan mutu pendidikan di Kabupaten Bandung.

Diketahui, Jumlah Dana yang diterima SMP Negeri 1 Kutawaringin Kabupaten Bandung Jawa Barat Tahun 2024 semester pertama tahap pertama sebesar Rp 287.820.000
dan semester kedua tahap 2 sebesar Rp 287.820.000 Jumlah dana BOS semuanya yang diterima Rp 575.640.000 Sementara jumlah pelajar yang tercatat sebagai penerima bantuan
dengan jumlah 492 siswa.

Hingga berita ini ditayangkan Kepala Sekolah SMPN 1 Kutawaringin belum bisa ditemui untuk melakukan konfirmasi.
(Larson)

 

 

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *