Kabupaten Bandung |Lintas Rakyat| – Proyek Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun Anggaran (TA) 2025, di SMAN 1 Cileunyi kabupaten Bandung Jawa barat, menelan jumlah anggaran hingga, Rp 689.220.400,- untuk biaya pembangunan 2 Ruang Kelas, rehab ruang Administrasi senilai Rp.196.240.000,- dan untuk rehab 2 ruang kelas sebesar Rp 194.240.000,- serta rehabilitas Laboratorium Kimia Rp.174.290.000 di SMAN 1 Cileunyi dengan masa waktu pengerjaan 150 hari kalender.
Dana Bantuan pemerintah dalam Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun Anggaran 2025 yang dikelola Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) dilaksanakan melalui mekanisme swakelola dengan pelaksanaan oleh pihak Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP), namun sayangnya diduga syarat penyelewengan.
Pasalnya, selain ada dugaan modus belanja bahan-bahan material kurang berkualitas yang dipergunakan dalam pembangunan, Ditemukan pula adanya keterlibatan pekerja (pemborong) dari luar daerah yang bekerja tanpa mengenakan alat pelindung diri (APD) seperti rompi dan helm.
Dari pantauan di lokasi, proyek pembangunan fasilitas sekolah masih dalam tahap pengerjaan. Sejumlah pekerja terlihat sibuk di area pembangunan.
Seorang pekerja dari luar daerah yang enggan disebutkan namanya saat dikonfirmasi, mengaku bahwa dirinya bukan orang wilayah sekitaran Cileunyi dan ia juga mengaku khusus mengerjakan bagian cat dan pintu bangunan saja.
Sementara itu Reza aktifis pemerhati pembangunan saat berada dilokasi Selasa 21/10/2025 mengatakan bahwa, ia menduga adanya oknum yang bermain pada proyek Dana Revitalisasi ini.
Menurut Reza ,terdapat indikasi bahwa pintu yang digunakan dalam proyek tersebut merupakan berbahan triplek bukan kayu
“Pembangunan hanya merehap pintu dan cat dengan anggaran segitu dinilai tidak sesuai dengan spesifikasi pekerjaan.Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan serius terkait kelayakan mutu material serta pengawasan teknis proyek yang didanai negara.
“ujarnya.
Dia berharap agar pihak berwenang Aparat Penegak Hukum (APH) Inspektorat ,dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat dan pusat segera turun tangan untuk melakukan audit dan investigasi terkait penggunaan anggaran pendapatan belanja Negara APBN Tahun 2025.
Sementara sampai berita ini diterbitkan Kepsek SMAN 1 Cileunyi sebagai penanggung jawab belum berhasil ditemui untuk dikonfirmasi.
(Larson)








Komentar