oleh

Masjid Bukan Cuma Tempat Shalat! DMI Sukabumi dan Sekda Ade Suryaman Dobrak Peran Masjid Jadi Pusat Kebangkitan Umat dan Ekonomi

-Artikel, Daerah-23 Dilihat

Sukabumi, Lintastakyat.id – Wajah kehidupan keagamaan dan sosial di Kabupaten Sukabumi bersiap memasuki babak baru yang penuh optimisme. Melalui Rapat Koordinasi (Rakor) Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Sukabumi Tahun 2026 yang digelar megah di Pondok Pesantren Roudhotul Ulum, Kecamatan Kadudampit pada Rabu (14/10/2026), sinergi besar resmi digelorakan.​

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sukabumi, H. Ade Suryaman, secara resmi membuka rakor tersebut dengan membawa pesan kuat penuh semangat: masjid harus menjadi pusat kebangkitan umat, inovasi sosial, dan pilar kebahagiaan masyarakat.​

Mengubah Fungsi Masjid: Dari Tempat Ibadah Menjadi Pusat Solusi Umat

Dalam arahannya yang membakar semangat, Ade Suryaman menegaskan bahwa di era modern ini, peran masjid tidak boleh hanya berhenti pada fungsi ritual keagamaan semata. Masjid memiliki potensi raksasa untuk dioptimalkan sebagai pusat pemberdayaan ekonomi, tempat edukasi, serta ruang mempererat solidaritas sosial warga Sukabumi.​

“Kami mengapresiasi tinggi pelaksanaan Rakor DMI ini. Mari ciptakan program-program unggulan baru dan terus jalankan program yang sudah berdampak baik. Kolaborasi lintas sektor adalah kunci utama mewujudkan Sukabumi yang maju, unggul, berbudaya, dan Mubarakah (berkah),” ujar Ade Suryaman di hadapan puluhan pengurus DMI yang hadir dengan penuh antusias.

​Pemkab Sukabumi meyakini bahwa kebersamaan dan kekompakan antara pemerintah, DMI, serta seluruh pemangku kepentingan (stakeholders) akan menjadi lokomotif utama yang membawa Kabupaten Sukabumi kian sejahtera.​

Program Unggulan DMI Sukabumi: Iktikaf Serentak di 6 Wilayah

Menjawab dorongan positif dari Pemkab, DMI Kabupaten Sukabumi membeberkan serangkaian program inovatif yang siap diluncurkan. Salah satu yang paling menyedot perhatian adalah Program Iktikaf Serentak di 6 Wilayah strategis Kabupaten Sukabumi.​
Program ini dirancang bukan sekadar kegiatan spiritual biasa, melainkan sebagai wadah pembinaan mental, spiritual, dan ajang konsolidasi umat.

Lewat program ini, nilai-nilai keagamaan akan diperkuat sehingga mampu melahirkan masyarakat yang berakhlak mulia, tangguh, dan saling peduli satu sama lain.

​Langkah Spektakuler: MoU DMI dan BPJS Ketenagakerjaan

​Tidak berhenti pada program spiritual, Rakor DMI 2026 ini juga mencetak sejarah baru lewat penandatanganan kerja sama (Memorandum of Understanding / MoU) antara DMI Kabupaten Sukabumi dan BPJS Ketenagakerjaan.​

Langkah terobosan ini menjadi bukti nyata bahwa DMI sangat peduli terhadap perlindungan dan kesejahteraan para pengabdi agama, mulai dari pengurus masjid, marbot, hingga penceramah. Melalui jaminan sosial ketenagakerjaan ini, para pejuang di benteng masjid kini dapat menjalankan tugas sucinya dengan lebih tenang, aman, dan terlindungi.​

Kolaborasi ini membuktikan bahwa sinergi antara keagamaan dan lembaga jaminan sosial mampu menciptakan dampak nyata yang humanis dan transformatif bagi masyarakat bawah.​

Menuju Sukabumi Mubarakah yang Menginspirasi

Rakor DMI Kabupaten Sukabumi Tahun 2026 bukan sekadar agenda rutin tahunan, melainkan momentum penting penataan langkah dan penyatuan visi.

Dengan semangat pengabdian yang membara, DMI Kabupaten Sukabumi siap menjadi kemitraan strategis pemerintah daerah dalam menggerakkan pembangunan berbasis nilai keagamaan dan kemanusiaan.

​Harapan besar kini membumbung tinggi. Dengan kemitraan yang makin solid, masjid-masjid di seluruh pelosok Sukabumi dipastikan akan semakin hidup, ramah, dan menjadi oase kebaikan bagi seluruh lapisan masyarakat.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *