Humbahas | Lintas Rakyat – Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) bersama Tim dari Dinas Pertanian Provinsi Sumatera Utara dan Kodam I Bukit Barisan laksanakan monitoring pemulihan lahan pertanian pada Jumat, (31/7/2026). Juga hadir dalam monitoring tersebut para Kepala Desa yang lahan sawah diwilayahnya sedang dilaksanakan pemulihan. Langkah strategis ini menargetkan pemulihan lahan sawah yang terdampak pascabencana alam pada tahun 2025 lalu di sejumlah wilayah Kabupaten Humbang Hasundutan.
Kegiatan monitoring yang juga didukung penuh oleh jajaran Babinsa ini menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat. Sektor pertanian merupakan prioritas penanganan pascabencana karena menjadi motor penggerak dan penopang utama perekonomian warga.
Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Tukka Siahaan menyampaikan bahwa dari total target seluas 207 hektar di tahap awal ini, proses rehabilitasi dan perbaikan lahan sawah menunjukkan perkembangan yang signifikan. Beberapa wilayah telah selesai, sementara sebagian lainnya masih terus dikebut oleh tim di lapangan.

Wilayah yang telah selesai dikerjakan antara lain Kecamatan Onan Ganjang yaitu Desa Aek Godang Arbaan dan di Kecamatan Sijamapolang tepatnya di Desa Nagurguran.
Sementara beberapa wilayah yang dalam proses perbaikan antara lain di Kecamatan Onan Ganjang di Desa Parbotihan dan Desa Parnapa. Juga pada Kecamatan Sijamapolang di Desa Bonandolok serta di Kecamatan Pakkat tepatnya Desa Purba Baringin dan Desa Purba Bersatu.
Pemerintah daerah bersama unsur TNI dan instansi terkait berkomitmen untuk terus mengawal proses ini hingga seluruh lahan dapat kembali berfungsi secara optimal, sehingga para petani bisa segera mengolah kembali sawah mereka demi pemulihan kesejahteraan masyarakat.













Komentar