oleh

Parade Pentas Helaran Seni Unggulan Meriahkan Hari Jadi ke-23 Kota Banjar

-Sosial Budaya-83 Dilihat

Banjar , LintasRakyat – Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-23 tahun 2026, Pemerintah Kota Banjar menggelar Parade Pentas Helaran Seni Unggulan dengan mengusung tema “Masagi Tumbuh Istimewa, Seni Panatri Jadi Diri, Budaya Panggugah Rasa”, Kamis (12/2/2026).

Kegiatan yang dipusatkan di Sport Center Langensari tersebut berlangsung meriah sejak pagi hari. Ribuan masyarakat memadati area kegiatan untuk menyaksikan beragam pertunjukan seni tradisional dan kreasi budaya yang ditampilkan para peserta.

Kepala Bidang Kebudayaan Disdikbud Kota Banjar, H. Tatang Heryanto, menyampaikan bahwa tahun ini konsep perayaan mengalami perubahan. Pawai alegoris yang biasa digelar diganti dengan parade seni budaya yang dipusatkan di kawasan Sport Center Langensari.

“Untuk perayaan hari jadi tahun ini, pawai alegoris tidak dilaksanakan. Sebagai gantinya, kami menggelar parade seni budaya yang melibatkan perwakilan dari setiap kecamatan,” ujarnya.

Ia menambahkan, kebijakan tersebut diambil sebagai bentuk efisiensi anggaran, dengan peserta dari empat kecamatan. “Mudah-mudahan tahun berikutnya pesta rakyat bisa kembali digelar seperti tahun-tahun sebelumnya,” imbuhnya.

Dalam parade tersebut juga dilakukan penilaian. Juara pertama diraih Kecamatan Pataruman, juara kedua Kecamatan Banjar, juara ketiga Kecamatan Purwaharja, dan juara keempat Kecamatan Langensari. Pemenang pertama memperoleh hadiah sebesar Rp2,5 juta, juara kedua Rp2 juta, juara ketiga Rp1,3 juta, serta seluruh peserta menerima uang transportasi.

Suasana semakin semarak dengan alunan musik tradisional, ragam penampilan adat istiadat, serta kreativitas seni modern yang berpadu harmonis. Penampilan dari komunitas musik Pemuda Toska turut membuka rangkaian acara sejak pagi hingga siang hari, menampilkan semangat dan jati diri Kota Banjar sebagai gerbang Jawa Barat yang kaya tradisi dan budaya.

Parade tahun ini diikuti oleh tujuh peserta, yakni Bank bjb, Desa Pusakanagara Kecamatan Baregbeg Kabupaten Ciamis, Kecamatan Banjar, Kecamatan Purwaharja, Kecamatan Pataruman, Kecamatan Langensari, serta Forum Ngaji Budaya Kota Banjar. Masing-masing peserta menampilkan konsep dan kekhasan yang mencerminkan nilai budaya, kearifan lokal, serta inovasi seni.

Parade secara resmi dibuka oleh Wali Kota Banjar, Ir. H. Sudarsono. Dalam sambutannya, ia menyampaikan harapan agar kegiatan ini tidak hanya menjadi bagian dari peringatan hari jadi, tetapi juga berkembang menjadi agenda budaya tahunan sekaligus ikon daerah.

“Melalui parade helaran seni ini, kami ingin menumbuhkembangkan kreativitas masyarakat serta memperkaya khazanah seni budaya di Kota Banjar. Ke depan, kegiatan ini diharapkan menjadi event tahunan dan ciri khas daerah,” ujarnya.

Wali Kota juga menambahkan bahwa peringatan Hari Jadi Kota Banjar menjadi momentum ungkapan rasa syukur atas perjalanan sejarah daerah yang secara administratif resmi berdiri terpisah dari Kabupaten Ciamis pada 21 Februari 2003.

“Ini merupakan wujud rasa syukur kita atas perjalanan panjang Kota Banjar. Semoga melalui kegiatan ini, semangat kebersamaan, kreativitas, dan kecintaan terhadap budaya lokal semakin tumbuh, menjadikan Banjar sebagai kota yang kaya tradisi, inovatif, dan berdaya saing,” tambahnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Wali Kota Banjar, unsur Forkopimda Kota Banjar, Ketua TP PKK Kota Banjar, para camat dan kepala desa, serta tokoh masyarakat yang bersama-sama memberikan dukungan terhadap geliat seni budaya daerah.

Parade Pentas Helaran Seni Unggulan ini menjadi bukti bahwa semangat Masagi Tumbuh Istimewa bukan sekadar tema, melainkan tekad bersama untuk menjadikan seni dan budaya sebagai identitas sekaligus kekuatan pembangunan Kota Banjar ke depan.{Is)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *