oleh

Operasi Patuh Lodaya 2026, Polres Banjar Gencarkan Edukasi dan Teguran di Jalan

-Pemerintahan-60 Dilihat

Banjar, LintasrRakyat.id – Kepedulian terhadap keselamatan pengguna jalan ditunjukkan Satlantas Polres Banjar melalui Operasi Patuh Lodaya 2026. Bukan hanya menegur pelanggar, petugas juga memberikan helm secara langsung kepada pengendara yang tidak mengenakannya. Langkah ini menjadi bagian dari edukasi agar masyarakat memahami bahwa keselamatan jauh lebih penting daripada sekadar menghindari sanksi.

Kegiatan berlangsung di Simpang Empat Soponyono, Kota Banjar, Selasa (27/10/2026) pagi. Kasat Lantas Polres Banjar bersama jajaran Satlantas dan anggota Dinas Perhubungan turun langsung menyapa pengguna jalan, memberikan imbauan, serta menegur pelanggaran yang ditemukan di lapangan.

Di lokasi tersebut, Kasat Lantas Polres Banjar secara langsung menyerahkan helm kepada pengendara yang kedapatan tidak menggunakannya. Pemberian itu menjadi pesan sederhana tetapi penting: perlengkapan keselamatan harus digunakan sebelum perjalanan dimulai, bukan baru disadari ketika bahaya sudah terjadi.

Kasat Lantas Polres Banjar, AKP Priyo Sumbodo, S.E., menegaskan bahwa Operasi Patuh Lodaya 2026 juga menjadi momentum untuk membangun kesadaran masyarakat melalui pendekatan yang edukatif dan humanis.

“Keselamatan harus menjadi kebiasaan, bukan hanya karena ada petugas yang mengawasi. Kami mengingatkan setiap pengendara agar selalu menggunakan helm karena keselamatan diri merupakan hal utama saat berkendara. Melalui kegiatan ini, kami berharap masyarakat semakin memahami pentingnya mematuhi aturan lalu lintas,” ujarnya.

Perhatian petugas juga tertuju kepada orang tua yang membonceng anak tanpa menggunakan helm. Mereka diberikan imbauan agar tidak mengabaikan perlindungan anak selama perjalanan. Sementara itu, orang tua yang telah membiasakan anak menggunakan helm mendapatkan apresiasi dari petugas.

Bagi kepolisian, kebiasaan tertib berlalu lintas perlu dimulai dari lingkungan keluarga. Orang tua tidak hanya bertanggung jawab atas keselamatan dirinya, tetapi juga harus memastikan anak yang dibonceng terlindungi. Penggunaan helm bagi anak bukan persoalan sepele, melainkan langkah penting untuk mengurangi risiko cedera apabila terjadi kecelakaan.

Kegiatan tersebut melibatkan Kanit Turjagwali, Kanit Gakkum, Kanit Kamsel, personel Satlantas Polres Banjar, serta anggota Dinas Perhubungan. Kehadiran petugas di lapangan menjadi bagian dari upaya mewujudkan tema Operasi Patuh Lodaya 2026, yakni “Polisi Bersama Masyarakat Mewujudkan Lalu Lintas yang Tertib, Aman dan Berkeselamatan.”

Melalui kegiatan ini, Polres Banjar mengajak masyarakat untuk tidak memandang aturan lalu lintas sebagai beban, melainkan sebagai perlindungan bagi setiap pengguna jalan. Sebab, satu helm yang dikenakan dan satu keputusan untuk berkendara dengan tertib dapat menjadi langkah penting dalam menjaga keselamatan diri sendiri maupun keluarga.(Is)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *