oleh

Meski Diguncang Mutasi Massal, Kantah BPN Kota Bandung Siap Pertahankan WBK-WBBM

Bandung | Lintas Rakyat – Kantor Pertanahan (Kantah) Kota Bandung berkomitmen mempertahankan predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) meskipun mengalami mutasi besar-besaran pegawai.

Kepala Kantor Pertanahan Kota Bandung, Yayat Ahadiat Awaludin, S.IT., M.H., menyatakan bahwa pihaknya akan terus melanjutkan estafet prestasi tersebut dari kepemimpinan sebelumnya. Predikat WBK diraih pada tahun 2018, sedangkan WBBM diperoleh pada tahun 2021 dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB).

“Predikat ini adalah bukti komitmen kami dalam meningkatkan pelayanan publik dan mendukung program reformasi birokrasi nasional. Kami akan berupaya semaksimal mungkin untuk mempertahankannya,” ujar Yayat Ahadiat.

Tantangan muncul setelah 115 pegawai Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) keluar dari Kantah Kota Bandung, efektif mulai 2 Maret 2026 akibat mutasi dan penataan ulang tenaga kerja di lingkungan Kementerian ATR/BPN.

Meski demikian, Kantah Kota Bandung bersama Tim Pokja Pembangunan Zona Integritas (ZI) terus melakukan sejumlah langkah konkret, antara lain:

• Internalisasi pembangunan zona integritas kepada seluruh pegawai
• Persamaan persepsi serta pembentukan pola pikir dan budaya kerja yang melayani serta responsif terhadap kebutuhan pengguna layanan
• Peningkatan kualitas data pertanahan
• Optimalisasi penyelesaian tunggakan menuju target zero tunggakan dan zero pengaduan
• Penguatan koordinasi, kolaborasi, serta sinergi dengan stakeholder
• Penyelesaian berbagai permasalahan pertanahan di wilayah Kota Bandung

Yayat menegaskan bahwa upaya-upaya tersebut bertujuan menjaga integritas, transparansi, dan kualitas pelayanan pertanahan bagi masyarakat, sesuai filosofi pelayanan berbasis “someah” (ramah dan melayani) yang menjadi semangat kerja kantor tersebut.

Dengan langkah-langkah ini, Kantah BPN Kota Bandung berharap predikat WBK dan WBBM tetap dapat dipertahankan, sekaligus memberikan pelayanan yang semakin prima di tengah dinamika perubahan sumber daya manusia.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *