oleh

Kolaborasi Bersama Bambang Pacul dan Yayasan Waluya Sejati Abadi, dr. Ribka Tjiptaning Sosialisasikan Empat Pilar MPR RI ke BBRP Kab. Sukabumi

-Artikel, Daerah-50 Dilihat

Sukabumi | Lintas Rakyat.id – Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan MPR RI kembali digelar di wilayah Kabupaten Sukabumi. Kali ini, kegiatan ditujukan khusus untuk Organisasi Kemasyarakatan jajaran Barisan Benteng Raya Pajajaran (Ormas BBRP) dan dilaksanakan secara kolaboratif bersama Wakil Ketua MPR RI Bambang Wuryanto yang akrab disapa Bambang Pacul, serta Yayasan Waluya Sejati Abadi.

Kegiatan berlangsung di Gedung Islamic Centre Cicurug (GICC), Desa Bambayang, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi, pada Selasa (9/6/2026).

Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kesehatan, dr Ribka Tjiptaning, hadir didampingi sejumlah pengurus partai. Di antaranya Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Barat Muhammad Jaenudin, Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sukabumi Paoji Nurjaman beserta jajaran, serta anggota Fraksi DPRD Kabupaten Sukabumi Yudi Suryadikrama dan Sendi A Maulana. Kegiatan juga dihadiri ratusan peserta yang terdiri dari pengurus dan anggota BBRP Kabupaten Sukabumi di bawah pimpinan Ketua DPC Ormas BBRP Ade Bahludin.

Rangkaian acara dibuka dengan sambutan dari Ketua DPC Ormas BBRP Kabupaten Sukabumi Ade Bahludin, dilanjutkan oleh Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Sukabumi Paoji Nurjaman. Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh Wakil Ketua MPR RI Bambang Wuryanto.

Puncak acara diisi pemaparan langsung oleh dr Ribka Tjiptaning yang menyampaikan materi sosialisasi perundang-undangan MPR RI. Menurutnya, pemahaman terhadap aturan negara sangat penting dimiliki oleh organisasi kemasyarakatan sebagai bagian dari kontrol sosial.

“Selain mempererat silaturahmi dengan rekan-rekan dari BBRP, kami juga menyampaikan materi sosialisasi MPR RI. Semoga melalui kegiatan ini, mereka semakin memahami peraturan perundang-undangan berdasarkan UUD 1945, terutama terkait aturan di bidang kesehatan. Hal ini diharapkan dapat menjadi bekal dalam membantu masyarakat melakukan advokasi kesehatan,” pungkasnya.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pemahaman kebangsaan sekaligus mendekatkan aturan hukum negara kepada organisasi masyarakat agar dapat berperan aktif melindungi kepentingan warga.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *