oleh

Hari Kartini, Teddy Setiadi Soroti Peran Strategis Perempuan Sukabumi di Tengah Tantangan Zaman

-Artikel, Daerah, DPRD-109 Dilihat

Sukabumi | Lintas Rakyat –  Peringatan Hari Kartini di Kabupaten Sukabumi menjadi momentum refleksi atas peran perempuan dalam pembangunan daerah. Anggota DPRD Kabupaten Sukabumi dari Fraksi Partai Gerindra, Teddy Setiadi, menegaskan bahwa perempuan masa kini memiliki posisi strategis dalam menentukan arah masa depan bangsa.

Dalam wawancara pada Selasa (21/4/2026), Teddy menyampaikan bahwa semangat Raden Ajeng Kartini tidak cukup dimaknai secara seremonial, tetapi harus diwujudkan dalam kemandirian dan kontribusi nyata di berbagai sektor.

Menurutnya, perempuan di Kabupaten Sukabumi memiliki potensi besar, baik di wilayah pesisir hingga pedesaan, yang perlu terus didukung melalui kebijakan yang berpihak pada pemberdayaan dan perlindungan.

Ia menyoroti sejumlah isu krusial yang dihadapi perempuan saat ini, mulai dari rendahnya literasi digital hingga ancaman kekerasan berbasis gender.

Karena itu, peran pemerintah dan legislatif dinilai penting untuk menghadirkan regulasi yang mampu memberikan perlindungan sekaligus membuka ruang berkembang bagi perempuan.

Selain itu, Teddy juga menekankan pentingnya peningkatan akses pendidikan bagi anak perempuan, penguatan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang banyak digerakkan perempuan, serta perhatian terhadap kesehatan ibu dan anak, termasuk upaya menekan angka stunting.

“Perempuan hari ini memegang peran penting, tidak hanya dalam keluarga tetapi juga dalam menjaga ketahanan ekonomi. Ini harus didukung dengan kebijakan yang konkret,” ujarnya.

Sebagai kader Partai Gerakan Indonesia Raya, ia menyebut isu pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak menjadi bagian dari prioritas perjuangan partai.

Teddy juga menegaskan komitmennya di DPRD untuk terus mengawal kebijakan yang berpihak pada perempuan, termasuk memastikan ruang publik yang aman serta akses layanan kesehatan yang merata hingga ke tingkat desa.
Ia mengajak perempuan Sukabumi untuk terus mengembangkan kapasitas diri dan berani mengambil peran dalam berbagai bidang, sejalan dengan semangat Kartini.

“Perempuan harus mandiri dalam pemikiran, kuat dalam peran, namun tetap menjunjung nilai budaya,” katanya.

Peringatan Hari Kartini tahun ini diharapkan tidak berhenti pada simbolisme, melainkan menjadi penguat komitmen bersama dalam mendorong kesetaraan dan pemberdayaan perempuan di Kabupaten Sukabumi.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *