Sukabumi |Lintas Rakyat – Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Kabupaten Sukabumi terus memperkuat perannya dalam memastikan kesiapan infrastruktur jalan dan jembatan yang aman serta layak bagi masyarakat. Melalui UPTD PU Wilayah III Cicurug, DPU secara aktif memetakan titik-titik rawan longsor yang berpotensi mengganggu konektivitas antarwilayah, pada Jumat (7/2/2026).
Perwakilan UPTD PU Wilayah III Cicurug, Asep, mengungkapkan bahwa DPU telah mengidentifikasi sejumlah lokasi rawan longsor yang membutuhkan penanganan serius. Beberapa titik tersebut berada di ruas Babakanjaya–Bojonglongok, perbatasan Kecamatan Parungkuda dan Bojonggenteng, serta di wilayah Sukatani, Cipamatutan, hingga Cianten, Kecamatan Kabandungan.
“DPU mencatat ada beberapa titik yang perlu penanganan khusus, di antaranya Sukatani sisi kanan wilayah Bojonggenteng dan Cianten di Kecamatan Kabandungan,” jelas Asep.
Selain itu, DPU juga menemukan kondisi longsoran di jalur alternatif Tenjo Ayu–Purwasari pada STA 1+100. Menurut Asep, faktor getaran dari pekerjaan infrastruktur sebelumnya diduga menjadi salah satu penyebab, sehingga penanganannya harus melalui perhitungan teknis yang matang.
Asep menegaskan, DPU Kabupaten Sukabumi telah memasukkan sebagian ruas jalan terdampak ke dalam rencana pembangunan tahun 2026. Sementara untuk titik lainnya, DPU terus mengupayakan agar dapat masuk dalam rencana lanjutan tahun 2027 melalui koordinasi dan penguatan usulan teknis.
“Untuk 2026, sebagian sudah masuk perencanaan DPU. Sisanya akan terus kami dorong agar dapat ditangani pada tahun berikutnya,” ujarnya.
Dalam pelaksanaan teknis, DPU akan menyesuaikan metode pengerjaan dengan kondisi lapangan. Betonisasi diprioritaskan pada ruas dengan sistem drainase yang belum optimal, sedangkan pengaspalan dilakukan pada lokasi yang memiliki drainase memadai.
“DPU menyesuaikan metode pekerjaan. Jika drainase kurang baik, kita lakukan betonisasi. Kalau memungkinkan, kita aspal,” terang Asep.
Tak hanya fokus pada jalan, DPU Kabupaten Sukabumi juga menyiapkan pembangunan dua jembatan strategis, yakni Jembatan Kompa dan Jembatan Cipamatutan. Kedua jembatan tersebut telah memiliki Detail Engineering Design (DED) dan siap direalisasikan menunggu kepastian alokasi anggaran.
“DPU sudah menyiapkan perencanaan untuk dua jembatan tersebut. Tinggal menunggu dukungan anggaran agar bisa segera dilaksanakan,” pungkasnya.
Upaya ini menjadi bukti komitmen Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sukabumi dalam menghadirkan infrastruktur yang andal, aman, dan berkelanjutan, sejalan dengan semangat Sukabumi Mubarokah demi kesejahteraan masyarakat.
“Sing nyaah ka Sukabumi, jaga Sukabumi. Nyaah ka kabupaten-na, oge nyaah ka warga-na.”











Komentar