oleh

Bupati Sukabumi Luncurkan Program Panen dan Percepat Tanam Padi, Genjot Kemandirian Pangan Daerah

-Artikel, Daerah-104 Dilihat

Sukabumi | LintasRakyat.id
Bupati Sukabumi,Asep Japar bersama jajaran pemerintah daerah, TNI/Polri, dan para pemangku kepentingan pertanian, secara resmi melaksanakan kegiatan Panen Raya sekaligus meluncurkan program Percepatan Tanam Padi di wilayah Kabupaten Sukabumi. Kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk menjaga stabilitas pasokan beras, meningkatkan produktivitas lahan, dan mewujudkan kemandirian pangan di wilayah yang dikenal sebagai lumbung pangan Jawa Barat ini.

Bertempat di lahan persawahan yang subur, Bupati hadir langsung memimpin acara, disambut antusiasme petani dan masyarakat setempat. Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa pertanian adalah sektor prioritas utama pembangunan Kabupaten Sukabumi, mengingat potensi lahan dan jumlah petani yang menjadi tulang punggung ekonomi daerah.

“Kabupaten Sukabumi memiliki tanggung jawab besar untuk menyumbang pasokan pangan, tidak hanya bagi warga sendiri, tetapi juga untuk Jawa Barat dan nasional. Program Panen dan Percepat Tanam ini kami luncurkan agar lahan tidak menganggur, siklus tanam berjalan cepat, dan petani mendapatkan hasil maksimal sepanjang tahun,” ujar Bupati di hadapan para petani dan tamu undangan.

Dalam kegiatan ini, pemerintah daerah menghadirkan dukungan teknologi pertanian modern, termasuk penggunaan mesin pemanen combine harvester dan drone penyemprot pupuk, sebagai solusi untuk mengatasi kendala tenaga kerja dan mempercepat proses pengolahan lahan. Alat-alat canggih tersebut didemonstrasikan langsung di lokasi, menunjukkan bagaimana teknologi dapat memangkas waktu panen dari berhari-hari menjadi hanya beberapa jam, serta meningkatkan efisiensi kerja hingga puluhan kali lipat.

“Kami berkomitmen terus mendukung penyediaan alsintan (alat dan mesin pertanian), benih unggul, serta pupuk bersubsidi yang tepat sasaran. Petani harus dibantu agar tidak lagi bekerja berat dengan cara konvensional, sehingga hasil panen meningkat dan kesejahteraan mereka terangkat,” tambah Bupati didampingi Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan.

Program Percepat Tanam Padi ini menargetkan penambahan indeks pertanaman dari 2 kali menjadi 3 kali dalam setahun di lahan irigasi teknis. Langkah ini diperkirakan akan menambah produksi padi hingga ribuan ton per tahun, sekaligus menjaga ketersediaan stok beras di tengah fluktuasi iklim dan tantangan alam.

Para petani di lokasi menyambut sangat baik langkah pemerintah daerah. Salah satu perwakilan kelompok tani mengaku terbantu dengan kehadiran alat mesin pertanian dan arahan teknis dari dinas terkait. “Bapak Bupati hadir bukan hanya melihat, tapi benar-benar memberikan solusi. Kami optimis hasil panen tahun ini akan lebih banyak dan pendapatan kami pun bertambah,” ungkapnya.

Kegiatan ini juga menjadi bukti nyata sinergitas antara Pemkab Sukabumi, TNI melalui program TNI Manunggal Karya, serta instansi terkait dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Bupati berharap gerakan ini menjadi contoh bagi wilayah lain, sehingga Sukabumi semakin kokoh sebagai daerah agraris yang maju, mandiri, dan sejahtera.

“Pangan adalah kedaulatan. Kalau kita kuat di pangan, kita kuat di segalanya. Mari kita kerja sama jaga sawah, jaga ketersediaan pangan, demi Sukabumi yang makmur dan berkelanjutan,” pungkas Bupati mengakhiri.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *