oleh

Akui Keterbatasan Anggaran, Budi Muhammad Mustafa Dorong Skala Prioritas Pembangunan Di Bekasi

-Artikel, Daerah-85 Dilihat

Kabupaten Bekasi || Lintas Rakyat

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bekasi Dari Fraksi PKS , Budi Muhammad Mustafa, menegaskan pentingnya penyesuaian skala prioritas pembangunan di tengah keterbatasan anggaran daerah. Hal itu disampaikannya dalam kegiatan reses thaun sidang II Masa persidangan kedua thaun anggaran 2026 di perumahan telaga pesona RW017 , Desa Telaga Murni , Kecamatan Cikarang Barat, Sabtu (2/5/2026).

Dalam Keterangannya, Budi Menyampaikan bahawa kondisi keuangan daerah saat ini belum sepenuhnya mendukung percepepatan pembangunan di berbagai sektor.

“Pemerintah daerah tetap berkomitmen mendorong pembangunan, namun harus disesuaikan dengan kemampuan fiskal yang ada .” ujarnya.

Ia menjelaskan , dari total anggaran sekitar Rp 8,9 Triliun , Kabupaten Bekasi Mengalami pengurangan transfer dari pemerintah pusat sebesar Rp 650 Milliar. Kondisi tersebut berdampak pada penyesuaian sejumlah program kegiatan.

Selain itu, budi juga menyoroti struktur pendapatan daerah , dimana salah satu sumber utama, yakni pajak kendaraan bermotor sebagian besar masih menjadi kewenangan pemerintah provinsi.

“Kapasitas fiskal daerah tentu dipengaruhi oleh struktur pendapatan yang ada , sehingga diperlukan pengelolaan yang efektif dan efisien” katanya.

Terkait kebutuhan infrastruktur, budi mengungkapkan bahwa pembangunan jalan dan lingkungan (jaling) masih menjadi pekerjaan besar dengan kebutuhan anggaran yang cukup signifikan.

Di sisi lain, ia menambahkan bahwa masih terdapat sejumlah perumahan yang belum di serahterimakan kepada pemerintah daerah , sehingga belum dapat di intervensi melalui anggaran APBD.

“Hal ini menjadi salah satu kendala dalam pelaksanaan pembangunan di wilayah perumahan” jelasnya.

Untuk Itu, Budi Menghimbau masyarakat agar tetap aktif menyampaikan usulan melalui mekanisme musyawarah perencanaan pembangunan (musrembang), khususnya terkait kebutuhan infrastruktur dasar sperti penerangan jalan umum (PJU) dan saluran lingkungan.

Selain mengandalkan APBD, ia juga mendorong optimalisasi peran perusahaan melalui program tanggung jawab sosial (CSR) Guna mendukung pembangunan di daerah.

Dalam Kesempatan tersebut, budi turut menyinggung pentingnya peningkatan serapan tenaga lokal , terutama di wilayah yang berdekatan dengan kawasan industri.

“Pemerintah daerah melalui dinas terkait telah menyediakan berbagai pelatihan dan fasilitas bursa kerja yang dapat di manfaatkan oleh masyarakat ” ujarnya.

Sementara itu , Ketua RW 017 , Dodi , menyampaikan sejumlah usulan prioritas warga , diantarannya perbaikan kantor sekretariat yang mengalami kerusakan , pembenahan jalan lingkungan yang retak akibat turunya turap , serta perbaikan saluran air.

Kegiatan reses berlanggsung tertib dan dihadiri oleh unsur masyarakat , mulai dari tokoh lingkungan , RT/RW , Kader PKK . Hingga kader posyandu . Forum Ini Menjadi sarana penyampaian aspirasi warga sekaligus penyerapan masukan bagi perencanaan pembangunan daerah kedepan. (Joanna)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *