oleh

Air PDAM Kabandungan Keruh Akibat Longsor, Perumdam TJM Pastikan Kini Mulai Normal

-Artikel, Daerah-231 Dilihat
Sukabumi | Lintas Rakyat – Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Jaya Mandiri Cabang Kabandungan memberikan penjelasan terkait kondisi air keruh yang sempat dikeluhkan pelanggan dalam beberapa hari terakhir.
Kepala Perumdam TJM Cabang Kabandungan, Ilmar Saepurahman, mengatakan kondisi tersebut dipicu longsor yang terjadi di hulu Sungai Citamiang sehingga material lumpur terbawa arus sungai saat hujan turun.
“Betul, kondisi fakta di lapangan memang terjadi longsor di hulu sungai yang mengakibatkan air baku PDAM menjadi keruh,” ujar Ilmar, Senin (18/5/2026).
Menurutnya, sumber air baku Perumdam TJM Cabang Kabandungan berasal dari aliran Sungai Citamiang. Tingginya intensitas hujan membuat lumpur dan material tanah terbawa arus hingga memengaruhi tingkat kekeruhan air baku yang masuk ke instalasi pengolahan.
“Jadi aliran sungai ketika hujan turun akan membawa material lumpur, karena air baku PDAM Kabandungan berasal dari aliran Sungai Citamiang,” katanya.
Ia menjelaskan, kondisi tersebut berdampak pada seluruh wilayah pelayanan Perumdam TJM Cabang Kabandungan. Meski begitu, pihaknya terus melakukan penanganan agar distribusi air kepada pelanggan tetap berjalan normal.
Perumdam TJM juga memastikan kondisi air saat ini mulai membaik dan sudah dapat diolah kembali sebelum disalurkan ke rumah pelanggan.
“Untuk air sekarang aman, sudah bisa diolah. Tingkat kekeruhan juga terus menurun,” jelas Ilmar.
Pihak Perumdam TJM mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan memahami kondisi alam yang terjadi, mengingat gangguan kualitas air sementara tersebut dipicu faktor cuaca dan longsor di kawasan hulu sungai.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *