Rembang, Lintasrakyat.id – Kontingen Palang Merah Remaja (PMR) SMP Negeri 3 Rembang berhasil meraih empat penghargaan dalam kegiatan Jumpa Bakti Gembira (Jumbara) PMI Kabupaten Rembang 2026. Prestasi tersebut menjadi hasil dari persiapan dan latihan yang dilakukan para siswa sebelum mengikuti kegiatan yang berlangsung di Lapangan Palapa, Kecamatan Pamotan, Jumat hingga Minggu (23–25 Oktober 2026).
Jumbara PMI Kabupaten Rembang tahun ini diikuti sekitar 1.200 anggota PMR dari 43 sekolah dan madrasah. Kegiatan tersebut menjadi wadah bagi para pelajar untuk mengasah keterampilan kepalangmerahan, meningkatkan rasa persaudaraan, serta menumbuhkan kepedulian terhadap sesama.
Dalam ajang tersebut, SMPN 3 Rembang berhasil membawa pulang tiga gelar juara II dan satu gelar juara III pada kategori madya. Penghargaan itu diraih melalui lomba stand pameran, pertolongan pertama, donor darah sukarela, serta pendidikan remaja sebaya.
Adapun rincian prestasi yang diperoleh kontingen SMPN 3 Rembang meliputi Juara II lomba stand pameran, Juara II pertolongan pertama, Juara II donor darah sukarela, dan Juara III pendidikan remaja sebaya.
Piala penghargaan diterima oleh peserta bersama guru pendamping SMPN 3 Rembang sebagai bentuk apresiasi atas pencapaian mereka dalam mengikuti kompetisi antarkontingen PMR se-Kabupaten Rembang.
Diikuti 12 Siswa yang Telah Menjalani Latihan
Kontingen SMPN 3 Rembang mengirimkan 12 siswa yang berasal dari kelas VII dan VIII. Para peserta merupakan anggota ekstrakurikuler PMR di sekolah yang sebelumnya telah menjalani latihan sebagai persiapan menghadapi perlombaan.
Pembinaan melalui kegiatan ekstrakurikuler tersebut menjadi bekal bagi siswa untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, kedisiplinan, dan kerja sama tim. Persiapan itu juga membantu peserta menghadapi berbagai tantangan selama rangkaian kegiatan Jumbara.
Keberhasilan meraih empat penghargaan menjadi capaian membanggakan bagi para siswa. Selain mengejar prestasi, keikutsertaan dalam kegiatan tersebut juga memberikan kesempatan kepada mereka untuk belajar menerapkan nilai-nilai kemanusiaan, kepedulian sosial, dan semangat saling membantu.
Wakil Bupati Tekankan Pentingnya Kepedulian Sosial
Wakil Bupati Rembang, H.M. Hanies Cholil Barro’, dalam pesannya menegaskan bahwa anggota PMR harus memiliki keseimbangan antara prestasi akademik dan kepedulian terhadap lingkungan sosial.
Ia mengingatkan bahwa Jumbara tidak semata-mata menjadi ajang perlombaan atau pencarian penghargaan, melainkan sarana pembelajaran untuk membentuk generasi muda yang berkarakter, berjiwa kemanusiaan, serta mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Semangat kemanusiaan tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial. Kepedulian harus diwujudkan dalam tindakan nyata,” tegas Hanies.
Pesan tersebut sejalan dengan tujuan pembinaan PMR, yakni membentuk generasi muda yang tidak hanya memiliki keterampilan kepalangmerahan, tetapi juga mempunyai kepekaan terhadap persoalan di sekitarnya.
Kehadiran Peserta Buka Peluang Ekonomi bagi Warga.
Pelaksanaan Jumbara di Kecamatan Pamotan juga memberikan dampak potensial terhadap aktivitas ekonomi masyarakat sekitar. Selama kegiatan berlangsung, para peserta menempati homestay milik warga yang lokasinya tidak jauh dari Lapangan Palapa.
Kebutuhan tempat tinggal sementara bagi peserta dan pendamping membuka peluang pendapatan bagi warga yang menyediakan penginapan. Selain itu, kehadiran ribuan peserta dari berbagai sekolah dan madrasah berpotensi meningkatkan aktivitas usaha lokal, terutama di bidang kuliner dan penyediaan kebutuhan sehari-hari.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa kegiatan berskala kabupaten tidak hanya memberikan manfaat dalam bidang pendidikan karakter dan pembinaan generasi muda, tetapi juga dapat menjadi peluang bagi masyarakat setempat untuk mengembangkan usaha.
Melalui Jumbara PMI Kabupaten Rembang 2026, diharapkan semangat kemanusiaan terus tumbuh di kalangan pelajar. Sementara itu, prestasi kontingen SMPN 3 Rembang diharapkan menjadi motivasi bagi para siswa untuk terus meningkatkan kemampuan, aktif dalam kegiatan PMR, serta mengimplementasikan nilai-nilai kepalangmerahan dalam kehidupan sehari-hari.








Komentar